GERAK
DASAR FUNDAMENTAL
OLEH:
NAMA : WAWAN SEPTIAWAN
NIM : 125200019
KELAS : 1A
UNIVERSITAS
VETERAN BANGUN NUSANTARA SUKOHARJO 2012/2013
KONSEP
DASAR GERAK
Menurut
Husdarta dan Yudha M. Saputra (2000 : 73) ruang lingkup pendidikan jasmani salah
satunya adalah pembentukan gerak, yang meliputi keinginan untuk bergerak,
menghayati ruang waktu dan bentuk termasuk perasaan irama, mengenal kemungkinan
gerak diri sendiri, memiliki keyakinan gerak dan perasaan sikap (kinestetik)
dan memperkaya kemampuan gerak.
Sedangkan
menurut Amung Ma’mun dan Yudha M. Saputra (2000: 20) “kemampuan gerak dasar
merupakan kemampuan yang biasa siswa lakukan guna meningkatkan kualitas hidup”.
Selanjutnya
masih menurut Amung Ma’mun dan Yudha M. Saputra (2000: 20) menyatakan bahwa
kemampuan gerak dasar dibagi menjadi tiga kategori yaitu ; kemampuan locomotor,
kemampuan non locomotor, dan kemampuan manipulatif.
Sedangkan
menurut Sukintaka (1992: 11) gerak dasar dibagi tiga bentuk gerakan yaitu ; lokomotor,
nir lokomotor, dan manipulatif.
Berdasarkan
pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerak dasar ada tiga
jenis yaitu lokomotor, non lokomotor dan manipulatif. Kemampuan gerak merupakan
keterampilan yang penting di dalam kehidupan sehari-hari maupun di dalam
pendidikan jasmani. Dengan kata lain kemampuan gerak dasar harus dimiliki oleh
anak, karena gerak merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk melaksanakan
kehidupan sehari-hari. Berikut adalah penjelasan mengenai macam- macam gerak
dasar;
1. Gerak Lokomotor
Gerak lokomotor adalah gerak memindahkan tubuh
dari satu tempat ke tempat yang lain. Macam-macam gerak lokomotor, yaitu :
lari, lompat, loncat, leaping, jingkat, menderap, sliding, skiping,rolling,dan
memanjat. Bentuk-bentuk latihan gerak lokomotor yaitu;
a.
Berjalan
Berjalan
adalah aktivitas gerak memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat yang lain,
pada saat kaki melakukan pergantian langkah salah satu kaki tetap menumpu pada
dasar pijakan. Dengan konsep di atas, berjalan dapat dilakukan dengan kaki,
dengan tangan, dengan kaki dan tangan, dengan tubuh, demikian juga arahnya, ke
depan dan ke belakang, ke samping kiri dan kanan, dalam hal usaha, bisa cepat,
lambat, keras, perlahan, terhenti-henti, berkelanjutan, dalam hal keterhubungan,
bisa di sekitar ruangan, di sekitar teman sendiri, melintasi atau melangkahi
alat, dsb.
b. Berlari
Berlari
adalah aktivitas gerak memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat yang lain,
pada saat kaki melakukan pergantian langkah badan dalam keadaan melayang di
udara.
c. Berjingkat
Berjingkat adalah aktivitas memindahkan tubuh
dari satu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan satu kaki, menumpu dan
mendarat menggunakan satu kaki, sedangkan satu kaki yang lain ditekuk pada
bagian lutut sehingga tidak menyentuh tanah. Keterampilan berjingkat selain
sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari juga sering digunakan dalam
aktivitas motorik pada beberapa cabang olahraga seperti lompat jangkit, sepak
bola, bola voli dan bola basket.
d. Meloncat
Meloncat adalah gerakan memindahkan tubuh
dengan menggunakan dua atau satu kaki tumpu dari satu ketinggian dan mendarat
tidak harus menggunakan kaki.
e. Menderap
Menderap atau mencongkang adalah gerakan
berjalan dipadukan dengan lompat (leaping), arah dapat ke depan maupun ke
belakang. Gerakan ini seperti kuda pada saat berlari kencang (menderap), tetapi
hanya dilakukan dengan menggunakan dua kaki.
f. Merayap
Merayap adalah gerakan yang dilakukan dengan
posisi tubuh telungkup di atas permukaan, tangan dan kaki kiri atau kanan
digerakkan maju secara bersama-sama, kemudian kaki mendorong tubuh ke depan,
dan kepala sedikit diangkat untuk melihat ke depan.
g. Memanjat
Memanjat adalah gerakan ke atas atau ke bawah
dengan menggunakan kedua tangan dan kaki. Biasanya anggota tubuh bagian atas
sebagai alat kontrol utama agar tidak jatuh .
2. Gerakan Nonlokomotor
Gerakan
non lokomotor adalah aktivitas yang menggerakkan anggota tubuh pada porosnya
dan pelaku tidak pindah tempat. Bentuk-bentuk gerak nonlokomotor, yaitu
menghindar, meregangkan otot, memutar dan berputar, mengayunkan kaki,
bergantung, menarik, dan yang terakhir adalah mendorong.
a. Latihan Menghindar
Latihan menghindar sangat berguna dalam
berbagai permainan maupun olahraga. Menghindar dapat berupa menghindari benda
maupun kawan atau lawan bermain.
b. Latihan peregangan
Latihan peregangan adalah latihan mengulur
otot tubuh, dengan jalan melakukan fleksi atau ektensi atau dengan cara yang
lain. Prinsip dasar yang harus dipegang adalah cara mengulur dimulai dengan
uluran yang paling ringan kemudian makin lama-makin berat sampai hitungan
delapan.
c. Memutar (meliuk) dan Berputar
Anak-anak perlu diajarkan bagaimana meliukkan
tubuh kurang dari 180-200 derajat dan memutar tubuh 360 derajat. Gerakan ini
berguna untuk meningkatkan keseimbangan statis.
d. Bergantung
Bergantung adalah aktivitas menahan berat
badan dengan jalan tangan memegang palang atau tali. Meskipun sudah memasuki
usia SMP, tidak semua anak dapat melakukan bergantung mengangkat tubuh
(pull-up), sehingga untuk mereka cukup belajar menggantung dengan jalan tangan
memegang palang atau pada tali.
e. Menarik dan mendorong
Menarik adalah gerakan menggunakan tenaga
terhadap obyek atau orang lain agar obyek atau orang yang jaraknya jauh si
penarik menjadi dekat dengan tubuh penarik.
3. Gerakan Manipulatif
Gerakan
manipulatif adalah keterampilan motorik yang melibatkan penguasaan terhadap
objek di luar tubuh oleh tubuh atau bagian tubuh. Dilihat dari jenisnya,
keterampilan manipulatif dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu:
Ø Menjauhkan
obyek: melempar, memukul, menendang.
Ø Menambah penguasaan: menangkap, mengumpulkan,
mengambil.
Ø Bergerak bersama: membawa, memantul-mantulkan
(dribbling).
a. Menggelindingkan benda
Menggelindingkan benda dapat berupa benda
bulat seperti bola, atau benda yang berbentuk lingkaran, seperti cakram, ban
sepeda dan sebagainya. Guru harus memilih benda-benda tersebut yang berat dan
ukurannya sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan motoriknya.
b. Melempar
Melempar merupakan
gerak manupulatif untuk menjauhkan obyek dari tubuh dengan menggunakan satu
atau dua tangan.
c. Menangkap
Menangkap adalah keterampilan gerak dasar
manipulatif untuk menghentikan momentum suatu obyek dengan menggunakan tangan.
Menangkap biasanya dipengaruhi oleh kemampuan visual untuk mengikuti gerakan
obyek.
d. Menendang
Menendang adalah keterampilan gerak
manipulatif di mana kaki digunakan untuk memukul obyek. Latihan menendang dapat
dilakukan dengan dua bentuk, yaitu menendang obyek yang ada di tanah, dan
menendang obyek dengan cara voli (obyek masih berada di udara).
e. Menggiring
Menggiring bola adalah keterampilan gerak
manipulatif yang menggunakan koordinasi antara mata-kaki dan mata-tangan untuk
membawa bola dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam permainan sepak bola
menggiring bola dilakukan dengan menggunakan kaki, sedangkan dalam permainan
bola basket menggiring bola dilakukan dengan menggunakan tangan dengan jalan
bola dipantul-pantulkan ke lantai.
f. Memukul
Memukul adalah suatu aksi menggunakan satu
atau dua tangan atau suatu alat untuk mendorong (memberikan daya pada) suatu
obyek. Anak-anak kelas satu dan dua masih sulit memukul benda bergerak, dan
memukul menggunakan tongkat yang bulat, karena kesadaran visualnya masih
rendah. Untuk melatih keterampilan memukul sebaiknya menggunakan alat pemukul
yang pipih dengan permukaan untuk memukul lebar, sedangkan bola yang digunakan
sebaiknya bola yang ringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar